Senin, 05 Oktober 2009

Tugas Visitting UOB Buana (Orcom)

I. DEFINITION

UPWARD AND DOWNWARD COMMUNICATION
Information, the lifeblood of any organization, needs to flow freely to be effective. Successful management requires downward communication to subordinates, upward communication to superiors, and horizontal communication to peers in other divisions. Getting a task done, perhaps through delegation, is just one aspect of the manager's job. Obtaining the resources to do that job, letting others know what is going on, and coordinating with others are also crucial skills. These skills keep the organization working, and enhance the visibility of the manager and her division, thus ensuring continued support and promotion
Downward communication is more than passing on information to subordinates. It may involve effectively managing the tone of the message, as well as showing skill in delegation to ensure the job is done effectively by the right person. In upward communication, tone is even more crucial, as are timing, strategy, and audience adaptation. In neither case can the manager operate on automatic as the messages are sent out.

Downward Communication
Definition: Communication that flows from
upper to lower (such as manager to employer
or superior to subordinate).
Types of messages:
job instructions, job rationales, procedures and
practices information, feedback, and
indoctrination.
(Katz & Kahn, 1978)
Pro- efficient (fast)
Con- managerial control




Upward Communication
Definition: Transmission of messages from lower
to higher levels of the organization (such as
communication initiated by subordinates with
their superiors).
Types of messages: performance on the job, job
related problems, fellow employees and their
problems, subordinates perceptions of org policies
and practices, tasks and procedures.
Pro: promotes morale among all employees
Con: not enough superiors encourage subordinate
Horizontal Communication
Definition: Flow of messages across functional
areas at a given level of an organization (this
permits people at the same level to communicate
directly).
Type of messages: facilitates problem solving,
info sharing across different work groups, task
coordination between departments and project
teams.
Pro: Effective
Con: Not efficient (time consuming)
Cross-Channel Communications
Many Touchpoints; One Message, How some organizations are successfully capturing clients’ attention by using coordinated, cross-channel approaches
The explosion of customer contact channels has created a unique challenge for sales, marketing, and support agencies struggling to keep up with the times. A natural consequence of the heavy demand from customers for interaction via advanced voice interactivity, email, and Web communications was for organizations to assign small, tactical teams with specialized skills to oversee the creation and nurturing of each channel. This put the right technical skills in place to make the channels a reality, but did little to integrate the message delivered through the new channels with companies’ established messaging and marketing goals.

II. VISITING

Visiting : UOB Buana Bank
Narasumber : Donny Gunawan
Hari/tanggal : Rabu, 1 April 2009
Waktu : 14.00 – 16.00
Alamat/lokasi : Plaza Harmoni blok A No 192

Berikut ini kami lampirkan struktur organisasi dari perusahaan UOB Buana











Penjelasan Visiting

Dalam perusahaan UOB Buana, para staff melakukan upward communication melalui supervisor mereka masing-masing. Setelah informasi yang didapat disampaikan kepada supervisor, supervisor melanjutkan informasi itu ke manager masing-masing, demikian selanjutnya informasi tersebut disampaikan ke jenjang-jenjang yang lebih atas menurut struktur perusahaan. Komunikasi ini dapat dilakukan kepada atasan melalui media telepon maupun disampaikan secara langsung.

Untuk mengetahui program-program terbaru yang akan dilaksanakan, dapat dilihat melalui pengumuman-pengumuman yang ditempel di dinding dan agar para staff mengetahui tugas-tugasnya secara jelas, biasanya diadakan training. Untuk horizontal communication, biasanya dilakukan meeting secara berkala dan mengadakan gathering dalam 1 departemen, supaya staffnya lebih saling mengenal dan manager-managernya dapat bekerja sama dengan manager dari departemen lain. Di UOB Buana ini tidak mengenal adanya cross channel communication tetapi para staffnya lebih cenderung meminta bantuan kepada staff lainnya.

Di UOB Buana ini, semua staffnya saling berkomunikasi. Biasanya mereka juga mengkomunikasikan dan mengsharingkan hasil penjualan mereka. Tetapi tidak semuanya dapat dikomunikasikan dan disharingkan. Ada juga yang tidak boleh dikomunikasikan seperti bagaimana cara para staff itu berjualan.







KESIMPULAN


Dalam menjalankan suatu organisasi, kita membutuhkan komunikasi dengan segala pihak yang dibedakan menjadi menjadi 4 macam :
1. Upward communication
2. Downward communication
3. Horizontal communication
4. cross channel communication

Dimana sebagai bawahan ( staff ) UOB buana menggunakan upward communication seperti menyampaikan laporan atau menanyakan hal-hal yang kurang di mengerti pada atasan melalui media telpon atau surat. Sedangkan downward communication dilakukan pada awal training dengan menyampaikan visi dan misi dari organisasi UOB buana sehingga semua anggota mengerti tujuan yang ingin dicapai. Sedangkan pada horizontal communication biasanya membicarakan hasil laporan dari penjualan group masing – masing. Pada cross channel communication, ada kalanya manager dari departemen yang berbeda mengkomunikasikan cara yang memajukan perusahaan, misalnya manager dari department marketing mengusulkan untuk membuat kartu kredit jenis baru dan sudah di setujui perusahaan maka usul tersebut dikomunikasikan pada department produksi agar mereka dapat membuat kartu kredit dengan konsep yang diinginkan
Dengan demikian teori dalam Flow of Communication dapat diterapkan dalam perusahaan UOB Buana, dimana semua keempat jenis komunikasi dimanfaatkan secara efektif untuk menunjang arus komunikasi di dalam perusahaan UOB Buana.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar